NIM: 2244.15.130
MAJOR: LOGISTICS & MATERIAL MANAGEMENT ( CLASS D)
INVENTORY MANAGEMENT (MANAJEMEN PERSEDIAAN)
PENGERTIAN:
·
Persediaan
adalah :
- Stock bahan/barang yang digunakan untuk memudahkan produksi atau untuk memuaskan permintaan.
- Semua barang/bahan yang diperlukan dalam proses produksi dan distribusi untuk diproses lebih lanjut atau dijual dimana merupakan investasi yang penting pada suatu perusahaan.(Sundjaja, 2003)
·
Manajemen
Persediaan adalah :
Suatu kegiatan
yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penentuan atas
kebutuhan material/barang lainnya
sedemikian rupa sehingga di satu pihak kebutuhan operasi dapat dipenuhi
pada waktunya dan di lain pihak investasi persediaan material/barang lainnya
dapat ditekan secara optimal.
PENTINGNYA
MANAJEMEN PERSEDIAAN
• Untuk menyeimbangkan
produksi
• Untuk
memanfaatkan diskon
• Untuk memenuhi
permintaan pelanggan.
• Untuk mencegah
kerugian pesanan (penjualan)
• Untuk menghadapi
kenaikan harga di masa yang akan datang.
TUJUAN ADANYA
PERSEDIAAN
- Untuk memperoleh diskon sehingga harga per unit menjadi kecil.
- Biaya pengangkutan per unit menjadi rendah.
- Agar dapat memenuhi permintaan konsumen / pelanggan sebaik mungkin.
- Mencegah terhentinya produksi karena kekurangan bahan.
- Memperkecil investasi dalam persediaan & biaya pergudangan.
- Mencapai penggunaan mesin yang optimal.
JENIS-JENIS
PERSEDIAAN
a. Persediaan Bahan Mentah (Raw Material)
Bahan
mentah adalah bahan yang akan digunakan untuk memproduksi barang dagangan.
b. Persediaan Barang Setengah Jadi (Work In Process)
Bahan setengah
jadi adalah barang yang belum selesai sepenuhnya menjadi barang dagangan.
c. Persediaan Barang Jadi (Finished Goods)
Barang jadi
adalah barang yang sudah selesai dikerjakan dan siap untuk dijual.
BIAYA-BIAYA DALAM PERSEDIAAN
- Biaya Penyimpanan (Carrying Costs, Holding Costs):
Biaya-biaya yang dikeluarkan akibat
diadakannya persediaan barang.
Contoh :
• Sewa gudang
• Biaya pemeliharaan barang di dalam gudang
• Biaya modal yang tertanam dalam inventori
• Pajak
• Asuransi
- Biaya Pemesanan
Biaya yg dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan pemesanan bahan/barang,
sejak dari penempatan pemesanan sampai tersedianya
barang di gudang.
Biaya-biaya yang termasuk dalam Ordering Costs:
• Biaya selama proses pesanan
• Biaya pengiriman permintaan
• Biaya penerimaan barang
• Biaya penempatan barang ke dalam gudang
- Biaya Kehabisan/Kekurangan Bahan
Shortage Costs atau Stock Out Cost, adalah :
Biaya yang timbul sebagai akibat tidak tersedianya barang pada
waktu diperlukan.
• Biaya-biaya yang
termasuk, adalah :
- Kehilangan penjualan
- Kehilangan langganan
- Biaya pemesanan khusus
- Biaya ekspedisi
- Selisih harga
- Terganggunya operasi
- Tambahan pengeluaran kegiatan manajerial
Fokus Pengelolaan Persediaan
- Berapa banyak yang harus dipesan pada waktu tertentu ?
- Berapa banyak jenis persediaan yang harus disimpan ?
- Kapan sebaiknya persediaan dipesan?
KUANTITAS
PESANAN EKONOMI(EOQ)
• EOQ
atau kuantitas pesanan ekonomis adalah suatu metode untuk menentukan berapa
jumlah pesanan yang paling ekonomis untuk satu kali pesan.
• Dalam
penentuan persediaan yang optimal dapat digunakan model kuantitas pemesanan
yang ekonomis : Economic Ordering Quantity Model = EOQ
• EOQ
adalah Kuantitas persediaan yang optimal atau yang menyebabkan biaya
persediaan mencapai titik terendah
Dua Dasar Keputusan
Dalam Model EOQ
• Berapa
jumlah bahan mentah yang harus dipesan pada saat bahan tersebut perlu dibeli
kembali – Replenishment cycle
• Kapan
perlu dilakukan pembelian kembali – reorder point
Pemesanan Ulang –
Reorder Point
• Titik
dimana pemesanan harus dilakukan lagi untuk mengisi persediaan
• Titik
pemesan ulang
= Waktu
tunggu x tingkat penggunaan
Persediaan Pengaman –
Safety Stocks
• Persediaan
tambahan yang dimiliki untuk berjaga-jaga terhadap perubahan tingkat penjualan
atau kelambatan produksi – pengiriman
• Maka
– Persediaan
awal = EOQ + Safety stock
– Persediaan
rata – rata
= ( EOQ
/ 2 ) + safety stock
Menentukan Besarnya
Safety Stock
• Faktor
pengalaman
• Faktor
dugaan
• Biaya
• Keterlambatan
KLASIFIKASI
DARI INVENTORY
• ABC Classification (consumption)
(25/80+15/15+70/05)
• XYZ Classification (value stored)
(Hi,Med,Low)
• HML Classification (unit-value stored)
(Hi,Med,Low)
• VED Classification (spare parts mainly)
(Vital,Ess,Des)
• FSN Classification (consumption) (Fast,
Slow, Non)
• SOS Classification (agriculture)
(Seasonal, Non)
• SDF Classification (availability) (Scarce,
Difficult, Easy)
• GOLF
Classification (source of supply) Govt, Ordinarily available, Local and Foreign)
very nice article. Inventory Management Software malaysia
BalasHapus